Mereka Punya Cerita

Posted: Oktober 16, 2012 in Cerita
Tag:, , , , , , , , , , ,

Bentor Medan

Semenjak diriku diwajibkan untuk hidup sendiri di kota yang sebelumnya ga pernah ada dalam mimpiku, Aku mulai meng-akrabkan diri dengan Mamang Bentor dan Sopir Taksi.
Biasa,,,resiko anak kos yang jauh dari Orang tua. Kemana – mana bergantung pada Angkot, Bentor dan Taxi. Maklum, ampe sekarang aku ga dipercaya untuk bawa kendaraan sendiri. #haddeeehhh….!!! -_-”

Tapi aku bersyukur,,,karena sering naek angkutan umum, aku jadi tau berbagai cerita tentang mereka🙂

1. Cerita Sopir Taxi

  • Cerita Sopir Baru

    Sopir : Kemana tujuannya mbak?
    Aku   : Bandara Pak…!
    Sopir : Agronya mulai ya mbak…
    Itulah kata – kata yang sering ku dengar setiap kali naik taxi yang kebanyakan mengantarku ke bandara. Sepanjang jalan aku dapat cerita tentang kehidupan mereka. Ternyata mereka mulai keluar dari Pool jam setengah 5 pagi. Kebetulan Sopir yang mengantarku adalah sopir yang baru training 1 minggu. Dari dia aku mendapatkan info, kalau mau jadi sopir taxi itu persyaratannya cukup banyak dan ga muda. Ada pendidikannya juga lhoo…
    Dari dia aku tau, kalau sopir taxi itu ga boleh bertato, telinga ga boleh bertindik dan ada persyaratan untuk berat dan tinggi badan. Dari seleksi ini ternyata banyak juga kandidat sopir yang ga lulus.(Ternyata ga mudah jadi sopir….)
    Selama masa training mereka cuma boleh melakukan 2x kesalahan. Kesalahan pertama di beri surat teguran pertama, sedangkan untuk kesalahan selanjutnya langsung di beri sanksi dengan surat pemecatan.(sabar ya pak…!!!)

    Oooohhh hidup,,,ternyata susah mencari dan mempertahankan apa yang sudah kita miliki. Semua harus ada syarat dan ketentuan yang berlaku.

  • Cerita Cinta Sopir Taxi

    Sopir : Kemana tujuannya mbak?
    Aku   : Bandara Pak…!
    Sopir : Agronya mulai ya mbak…
    Ga lama kemudian pak sopir mulai bertanya.
    Sopir : Mau mudik ya mbak..?
    Aku   : Iya pak,,,
    Sopir : Kelihatan dari mukanya kalau bukan orang sini
    Aku   : Iya….Bapak Asli mana?
    Sopir : Saya orang Jawa mbak
    Aku   : Udah lama merantau disini pak?
    Sopir : Sejak bujangan, waktu masih muda dulu mbak🙂
    Aku   : Kok bisa lama tinggal disini pak…???
    Sopir : Istri Saya orang sini mbak, jadi saya menetap disini
    Setelah itu, sang sopir mulai menceritakan sedikit perjalanan hidupnya  bisa menetap di Medan.“Dulu sebenarnya saya seorang sopir truk. Setelah di pecat, saya ditawari untuk jadi sopir angkot disini. Suatu hari dalam keadaan yang sedikit ngantuk, saya tidak sengaja nyerempet seorang cewek. Karena kesalahan saya kakinya jadi terkilir. Sebagai cowok yang bertanggung jawab, saya mengantarnya ke tukang urut dan mengantarnya pulang. Sekalian menjelaskan kejadian atas musibah tersebut. Setelah seminggu, Saya datang lagi ke rumahnya untuk sekedar melihat keadaannya. Tapi, setelah lama ngobrol dan bicara pada keluarganya di hati saya ada getaran. Ternyata saya jatuh cinta sama dia. Akhirnya saya melamar dia dan ternyata dia juga mencintai saya. Terjadilah pernikahan itu, sampai saat ini kami sudah mempunyai 3 anak. Saya merasa beruntung memiliki istri seperti dia. Walaupun hidup kami serba kekurangan, tapi dia sangat menikmati hari – hari bersama saya, dan dia juga ikut berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari dengan menjahit.” 

    Obrolan terus berlanjut. Sampai akhirnya pak sopir pun berpesan pada saya :
    “Mbak, kalau cari jodoh cari orang yang benar. Hati – hati sama lelaki zaman sekarang, jangan mudah terpengaruh. Smoga mbak menemukan jodoh yang bisa membahagiakan mbak selamanya”.

2. Cerita Sopir Bentor
    Sebenarnya saya bingung,,,namanya sopir bentor atau mamang bentor…?😀

  • Cerita Cinta Sopir Bentor

    Aku   : Bapak Asli orang Medan…?
    Sopir : Bukan kak. Saya orang jawa
    Aku   : Kenapa bisa narik bentor di Medan pak?
    Sopir : Panjang ceritanya kak. (Pak sopirpun mulai bercerita)
    “Saya pertama kali merantau ke Medan waktu tamat SMA kak. Coba – coba merantau buat cari kerja. Akhirnya saya diterima jadi buruh di pabrik besi. Takdir inilah yang mempertemukan saya dengan Istri saya. Kebetulan pabrik saya bersebelahan dengan pabrik tali tempat cewek yang jadi istri saya sekarang bekerja. Seperti kata orang jawa “Witing tresno jalaran soko kulino” kami pun pacaran dan Menikah. Setelah menikah, musibah itu datang. Saya dan istri saya di PHK dari pabrik, waktu ada pengurangan karyawan secara besar – besaran. Saya bingung, mau pulang ke Jawa tapi tidak punya uang. Jadi satu – satunya pilihan yaa…narik bentor ini. Sekarang saya punya anak 4. Yang besar udah kerja sekarang, baru diterima di telkom seminggu yang lalu. Tidak sia – sia saya narik becak, anak saya bisa jadi orang berhasil dari hasil keringat saya. Saya bangga, bisa memberikan anak saya sesuatu yang HALAL”. 

    Aku ikut senang mendengar cerita keberhasilan bapak bentor mendidik anaknya. Semangatnya untuk memperbaiki kehidupan keturunannya membuahkan hasil yang membahagiakan. Satu pesan bapak bentor yang Aku ingat :
    “Kakak perempuan sendiri di rantau, jaga baik – baik kepercayaan orang tuamu. Karena bapak tau, orang tua kakak pasti sangat bangga sama kakak. Seperti bapak yang bangga sama anak bapak. Kalau ada laki – laki yang mendekati kakak, dipelajari dulu. Jangan mudah terlena oleh rayuannya. Laki – laki yang baik akan mendatangi orang tua kakak dan meminta kakak untuk dinikahi. Kalau bisa cari laki – laki yang tinggal di kota asal kak. Biar bisa bawa kakak kumpul sama keluarga”.Makasih buat nasehatnya ya pak….!!!🙂

Hmmm,,,,,Ternyata Mereka juga punya cerita.
Sedikit banyak aku mendapatkan pembelajaran dari cerita mereka yang ku kenal mungkin hanya dalam hitungan menit.

Sebenarnya masih banyak lagi cerita tentang mereka, mulai dari cerita hantu, harga sembako, pemilu DKI siapan yang menang dan lain – lain. Tapi, cukup 3 cerita ini yang mewakili ceritaku bersama mereka. Semoga dengan cerita ini, kalian jadi tertarik juga buat ngobrol dengan sopir Taxi, bentor, angkot, becak dan lain – lain. Ketimbang manyun dan bosen. Dari pada seperti orang musuhan yang diem – dieman. Enakan diajak ngobrol, siapa tau pengalamannya bermanfaat buat pembelajaran dalam hidup kita.🙂

Makasih Pak Sopir, sudah nganter aku nyampe ke tempat tujuan dengan selamat…
Selamat melanjutkan cerita hidupmu, begitu juga dengan Aku…🙂

Medan (Kantor), 16 Oktober 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s